Berita Terbaru :
Home » » Pedagang di Kulonprogo Campur Daging Sapi dengan Daging Babi

Pedagang di Kulonprogo Campur Daging Sapi dengan Daging Babi

Redaksi | Senin, 29 Juli 2013 | dJogja info

KULONPROGO – Hampir delapan kilogram daging babi disita tim pengawasan makanan dan obat-obatan dari tangan pedagang di dua pasar tradisional, Senin (29/8/2013). Pasalnya, pedagang tersebut mencampur daging babi itu dengan jenis daging sapi yang dijualnya.

Rinanti Candrarukmi, Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Kelautan, Perikanan dan Kelautan (Dinas Kepenak) Kulonprogo, menjelaskan total berat daging babi yang disitanya mencapai 7,9 kg. Sebanyak 4,9 kg daging babi disita dari seorang pedagang di pasar Plono, Pagerharjo, Samigaluh dan 3 kg lainnya diambil dari tangan pedagang di pasar Kenteng, desa Kembang, kecamatan Nanggulan.

“Kedua pedagang ini sebetulnya masih bersaudara dan termasuk pemain lama. Sudah beberapa waktu tidak muncul tapi sekarang nongol dan mengulangi lagi,” kata Rinanti.

Dalam modusnya, kedua pedagang yang identitasnya dirahasiakan itu menurut Rinanti tidak terlihat mencurigakan. Pasalnya, mereka menjual daging babi dengan dicampur daging sapi. Harga jualnya pun sama, yakni Rp 90 ribu perkilogram.

Dari pengakuan pedagang di pasar Plono, lanjut Rinanti, saat itu pedagang tersebut menjual 10 kg daging babi yang diambil dari wilayah Ngijon, Moyudan, Sleman. Dari jumlah tersebut, akhirnya hanya tersisa 4,9 kg yang kemudian disita petugas.

Menurut Rinanti, kedua pedagang itu tidak menyebutkan kepada konsumen bahwa daging tersebut adalah babi. Bagi masyarakat awam, lanjut Rinanti, kemungkinan memang akan kesulitan membedakan kedua daging tersebut mengingat ciri fisik daging hampir sama. Namun, setelah pihaknya menguji sampel daging dan membakarnya, akhirnya ketahuan bahwa itu daging babi.

“Setelah dibakar, baunya bukan mirip sapi tapi malah mirip bau ayam. Selain itu, lebih berlemak dari sapi. Uji lengkapnya akan kami kirim sampel daging ke Balai Besar Veteriner. Kalau ternyata hasilnya positif, kami serahkan proses hukum pada Satpol PP,” imbuh dia.(*)
Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2013/07/29/pedagang-di-kulonprogo-campur-daging-sapi-dengan-daging-babi
Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar