Berita Terbaru :
Kebun Emas 250 x 250
Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan

RIM : Blackberry itu ponsel nomor satu di Indonesia

ilustrasi
Research in Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry masih menganggap bahwa perangkat yang dijualnya masih laris di pasar dunia.

Bahkan di Indonesia, RIM mengklaim bahwa ponsel BlackBerry merupakan ponsel dengan penjualan nomor satu.

Managing Director RIM Asia Selatan Hastings Singh menjelaskan masyarakat Indonesia memang masih memfavoritkan ponsel BlackBerry. Buktinya Indonesia kini akan selalu menjadi salah satu tempat peluncuran produk BlackBerry di dunia.

"Berdasarkan survey dari GfK, penjualan produk BlackBerry masih nomor satu di Indonesia," kata Singh saat peluncuran BlackBerry Curve 9220 di X2 Club Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Sumber : Kompas

Keberhasilan penjualan produk BlackBerry di Indonesia tidak dilepaskan dari peran retail store yang ada. Hingga saat ini sudah ada 4.000 retail store di Indonesia.

Salah satu produk BlackBerry yang pernah diluncurkan di Indonesia dan pertama kali di dunia adalah BlackBerry Bellagio 9790.

Sedangkan BlackBerry Curve 9220, Indonesia mendapat bagian sebagai negara kedua tempat peluncuran BlackBerry tersebut, setelah India pada 19 April lalu.

Inilah fakta tentang BlackBerry di dunia:

Jumlah pelanggan BlackBerry sudah mencapai 77 juta orang
Jumlah pengunduhan BlackBerry App World hingga saat ini mencapai 2 miliar unduhan
Jumlah pengguna BlackBerry Messenger (BBM) mencapai 55 juta orang
Ada 635 partner di 175 negara
Ada 400.000 developer resmi yang bergabung dengan RIM
Ada 6.000 lapangan pekerjaan yang tercipta di Indonesia setelah RIM masuk di Indonesia
RIM menggelontorkan investasi 5 juta dollar AS untuk membantu Institut Teknologi Bandung dalam menemukan developer dan aplikasi baru untuk App World

Ini Bedanya BlackBerry 9220 Dibanding Gemini 8520

blackberry curve 8520
Research In Motion (RIM) telah meluncurkan BlackBerry Curve 9220 di Indonesia pada Selasa (24/4/2012).

Menurut Product Manager RIM Indonesia, Ardo Fadhola, yang ditemui saat peluncurannya hari ini di Jakarta, BlackBerry 9220 merupakan penerus BlackBerry Curve 8520 (Gemini) yang juga hanya mendukung 2G.

Sebagai penerus dari BlackBerry Gemini, Curve 9220 memiliki beberapa kelebihan dari pendahulunya tersebut, antara lain:

1. Harga awal lebih terjangkau

RIM mematok harga relatif terjangkau untuk Davis, yakni Rp 1.999.000. Menurut Product Manager RIM Indonesia Ardo Fardhola, ini adalah harga awal termurah untuk perangkat BlackBerry.

Soal harga dirasa efektif untuk membujuk masyarakat yang sebelumnya menggunakan feature phone agar beralih ke smartphone.

2. Adanya tombol BlackBerry Messenger khusus

Terdapat BBM key di sisi kiri Curve 9220 yang langsung membawa pengguna ke layanan BlackBerry Messenger (BBM) dengan sekali pencet.

3. Terdapat fitur Radio FM

"BBM key dan radio FM merupakan fitur yang baru digunakan RIM, dan pertama kali ada di BlackBerry Curve 9220," jelas Ardo.

4. BlackBerry OS 7.1

BlackBerry Davis menggunakan sistem operasi terkini BlackBerry OS 7,1. Jika smartphone BlackBerry lain ingin menggunakan sistem operasi tersebut, maka harus melakukan upgrade.

5. Kapasitas baterai yang lebih besar

Davis memiliki daya tahan baterai paling tinggi dibandingkan keluarga Curve yang lain. Kapasitasnya 1.450 mAh, sedangkan Curve sebelumnya 1.150 mAh.

Pihak RIM mengklaim, baterai Davis bisa bertahan hingga 28 jam untuk memutar musik dan 7 jam untuk bicara.

6. Memori

Memori internal yang lebih besar sebesar 512 MB, di Gemini hanya 128 MB.

Meski hanya mengusung teknologi 2G, RIM tetap percaya diri menjual BlackBerry Davis.

Sebab, menurut penelitian yang dilakukan di beberapa kota di Indonesia, ponsel ini sudah cukup mengakomodasi kebutuhan anak muda Indonesia yang lebih banyak mengakses jejaring sosial dan BBM.

Curve 9220 yang mempunyai sebutan BlackBery Davis ini akan tersedia di pasaran Indonesia mulai Rabu (25/4/2012) dan dibanderol seharga Rp 1.999.000.

Sumber : Kompas
 
jos